Setelah melintas waktu bersimbah pesonamu kini semua terus tiada…
Makna yang terendap lama dan mendekam dalam gugusan matahari…
Tak bisa lagi ku raba, semua seperri kembali kosong..
Harapanku akan mu seperti titik penghabisan…!
Apa gerangan yang terjadi…?
Tiba – tiba ku enggan mengubar rinduku,
Karena sahajamu yang makin lama tak lagi membiusku…
Perlahan hilang di balik tutur kata yang masih serupa warna pelangi..
Auramu yang makin pudar oleh sikapmu yang melemahkanku..
Bisumu menyusutkan langkahku..!
Lebih baik aku diam dan pergi…






0 komentar:
Post a Comment